Sunday, May 27, 2012

Kamu dan Senja

Mungkin..

Tidak banyak kata yang akan aku tuliskan melalui rangkaian puluhan kalimat ini, karena aku tau kamu pasti tidak punya banyak waktu untuk membacanya apalagi untuk mengerti setiap lekukan maknanya..

Ehh, kamu masih ingat kan ketika kita berburu senja demi mencari inspirasi untuk di salurkan menjadi sebuah tulisan? Kemudian kita selalu bertemu di tempat yang sama, berpijak di tanah yang sama, aku dan kamu berada dalam kebingungan yang sama, sungguh kebetulan yang sangat menyenangkan, bagi ku..

Hingga pada suatu hari kita tidak bertemu di tempat yang sama. Saat itu pikiran buruk mulai menggerogoti seluruh hati ku. Statement demi statement yang berbau negative mulai menguasai rasa ku.
Mungkin kamu bosan melihat aku yang selalu hadir bersama senja tercinta mu.. Mungkin satu hari ini kamu ingin absen memintal kata bersama dengan ku.. Mungkin...mungkin dan masih banyak kemungkinan lain yang tidak bisa aku pastikan kebenarannya.

Sejak hari itu, kamu tak pernah terlihat lagi oleh ku. Semakin aku berusaha mencari, kamu semakin menghilang. Bahkan kamu juga tak mengizinkan bayangan mu bertemu dengan ku. Apa salah ku?
Jika hanya kamu dan bayangan mu saja yang menghilang, aku tidak akan merasa kehilangan yang teramat sangat seperti ini. Kamu juga mencuri senja ku, senja kita. Tidak lagi ku temukan keindahan dan ketenagan di balik segaris senja setelahnya.

Ku buka lagi lembar demi lembar tumpukan kertas-kertas putih yang berisi tulisan-tulisan ketika aku masih diperkenankan melihat wujud mu. Ku baca dan ku cermati berulang kali, berharap aku bisa menyusun mozaik-mozaik kata itu agar membentuk jawaban atas segala misteri tentang lenyapnya diri mu. Tapi, nihil –

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar apa saja.. ^^